Berita Terkini

MASKOT RESMI PILBUP BOLSEL 2015

KONSEP MASKOT PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BOLAANG MONGONDOW SELATAN TAHUN 2015 Dasar Ide Maskot yang digunakan diambil dari satwa khas daerah Bolaang Mongondow Selatan yaitu Burung Rangkong (Aceros Cassidix). Jenis burung ini diambil sebagai maskot karena masuk dalam kategori satwa endemik dan burung langka yang dilindungi dan juga cukup familiar di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), mulai dari Molosipat sampai dengan Iligon. Serta sesuai SK Dirjen PHKA Nomor SK.132/IV-KKH/2011 tanggal 8 Juli 2011, Burung Rangkong yang menghuni Kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBW) termasuk salah satu satwa yang wajib dilindungi dari ancaman kepunahan, sehingga untuk menjaga kelestarian dan mencegah perburuan, burung ini dinilai layak dijadikan maskot untuk Pilbub Bolsel 2015. Filosofi Memang harus diakui, selain Burung Rangkong masih ada beberapa satwa endemik kategori satwa langka seperti Tarsius, Babirusa, Anoa, Maleo, Kerah Hitam Sulawesi. Namun ada pertimbangan yang kuat sehingga pilihan jatuh pada Burung Rangkong. Tuhan telah mengatur sedemikian rupa, agar hutan mengalami suksesi dan menjaga keseimbangannya melalui makhluk yang bernama rangkong. Ternyata untuk mencari makanannya yang 80% berupa buah, rangkong mampu menjelajah hutan rata-rata 10km/hari dan luas daerah jelajahnya mencapai 55 km2. Artinya, rangkong mampu mencari makan sekaligus menyebarkan biji dari buah yang dimakannya seluas daerah jajahannya. Burung ini bagaikan petani penyebar benih hutan yang tak kenal lelah. (Suer Suryadi/Konservator) Keunggulan itulah yang semakin menguatkan Burung Rangkong untuk dijadikan Maskot Pilbup Bolsel 2015, yang diharapkan nantinya dapat menghasilkan pemimpin yang tak kenal lelah untuk menebar kemakmuran bagi masyarakat Bolsel. Nama Maskot Sebuah maskot didesain untuk menyemarakkan sebuah gelaran atau hajatan. Dalam hal ini “Si Rangkong” menjadi nama resmi maskot yang digunakan dalam rangka publikasi dan sosialisasi Pilbup Bolsel 2015. Desain maskot “Si Rangkong” yang ramah, antusias, dan berpakaian adat khas Bolsel mempresentasikan karakter sebuah hajatan yang diharapkan dapat berlangsung aman, kondusif, dan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam memilih, serta menjunjung tinggi kearifan lokal demi kesuksesan pelaksanaan Pilbup Bolsel 2015. Makna Warna Warna utama pembentuk maskot terdiri dari 5 warna dominan. Abu-abu, jingga, oranye, putih, dan coklat. Warna abu-abu, jingga, oranye, dan putih di badan Maskot “Si Rangkong” merupakan paduan warna khas Burung Rangkong di Bolaang Mongondow Selatan. Abu-abu mempunyai makna keamanan dan kedewasaan. Jingga mewakili antusiasme. Oranye merupakan bentuk independensi dan kesuksesan. Putih melambangkan kejujuran dan persatuan. Warna coklat dengan kombinasi coklat tua dan coklat muda pada pakaian adat dalam maskot merupakan cerminan warna khas pakaian seragam KPU yang di sisi lain warna ini juga melambangkan produktivitas dan kerja keras. Alternatif Karakter dan Perbandingan Maskot

Gelar FGD (Focus Group Discussion) : KPU Matangkan Maskot PILBUP Bolsel 2015

Molibagu. Dalam rangka peningkatan Partisipasi Pemilih, Berbagai Cara di siapkan KPU Bolsel, salah satunya dengan membuat Maskot. Divisi Data dan Perencanaan KPU Bolsel Mishart A. Manoppo saat dimintai tanggapan mengatakan," dalam perencanaan guna keperluan sosialisasi kami Merencanakan membuat Maskot untuk PILBUB Bolsel tahun 2015, adapun maskot yang akan kami gunakan yaitu Burung Rangkong Sulawesi (Aceros Cassidix), ini kami ambil sebagai Maskot kerena masuk dalam kategori burung Langka yang di lindungi dan juga cukup familiar di Bolsel, mulai dari Molosipat sampai dengan Iligon". Lanjut Acim sapaan Humas KPU Bolsel ini, bahwa Burung Rangkong ini cukup familiar karena, dari tiga wilayah besar yang ada di Bolsel punya Nama sendiri untuk jenis Burung ini. Wilayah Posigadan misalnya, menyebut Burung ini dengan sebutan "ALOW", Wilayah Bolaang Uki Menyebutnya "ARLOW" sedangkan Wilayah Pinolosian menamakan Burung ini dengan Nama "KALOW".  Sehingganya untuk menjaga Kelestarian dan mencegah Perburuan, Kami Menilai Burung ini Layak untuk di jadikan Maskot untuk Pilbub Bolsel 2015. Namun sebelum di tetapkan Kami akan menggelar FGD yang melibatkan tokoh Masyarakat, Tokoh Adat serta Pemerintah untuk mendapatkan Masukan dalam Penyempurnaan Maskot sebelum di tetapkan dan di Sosialisasikan sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian Hari. Ucapnya. *(Humas)

5 Komisioner, Hadiri Focus Group Discussion (FGD) di KPU Provinsi SULUT

Manado, 1/06/2015. Untuk mematangkan pelaksaaan pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara, melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema ” Sulut Menuju Pilkada Serentak Berintegritas”. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI) Ibu DR.Vallina Singkang Subekti, M.Si. Anggota DKPP RI. Kegiatan yang Dibuka Lansung Oleh Ketua KPU Provisi Sulut Ibu. Yessy J. Momongan, M.Si ini dihadiri peserta yang berasal dari KPU Sulut, Bawaslu Sulut serta KPU dan Panwaslu Kab/Kota di 7 Daerah Kab/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota serentak tahun 2015 ini. Ketua KPU Bolsel, Zulkarnain Kamaru saat dimintai tanggapan, mangatakan FGD ini adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan KPU Sulut dalam memantapkan Kesiapan menghadapi pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2015 serta Pemilihan Bupati/Walikota di 7 Daerah se Sulut. Lanjut Zulkarnain menyampaikan, KPU Bolsel sendiri adalah Salah satu Daerah yang akan Menyelenggarakan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bolsel 9 Desember 2015 nanti. Kami bersyukur pada FGD ini, kami banyak mendapatkan Arahan dan Materi yang sangat bermanfaat untuk di jadikan modal dalam melaksanakan Pilkada serentak di Bolsel, tutup Ketua.*(humas)

KPU Bolsel Gelar Tes Tertulis Calon PPK

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bolaang Mongondow selatan, melaksanakan Tahapan rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), setelah melaksanakan Verifikasi berkas bagi peserta yang mendaftar calon anggota PPK,  kini pihak KPUD  menyelenggarakan   tahap  Seleksi Tertulis, kegiatan tersebut dilaksanakan di aula kantor KPUD bolsel kemarin, Kamis (30/04/2015). Dari 70 peserta yang mendaftar yang terdiri dari 5 kecamatan, ada 8 peserta yang tidak memenuhi syarat, (TMS) sehingga, yang berhak mengikuti seleksi Tertulis  ini,  ada 62 Peserta, Kegiatan  tersebut  diawali dengan Pembacaan do’a oleh, Ustd  Harmin Manopo yang juga salah satu Peserta calon anggota PPK, selain dihadiri oleh Komisioner KPUD, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pihak Kepolisian sektor Urban Bolaang Uki. Ketua KPUD Bolsel, yang diwakili oleh komisioner KPUD, Devisi Sosialisasi Pendidikan Politik dan SDM, Ipik Yasin, menyampaikan,, “soal tes yang dibuat  ini sesuai dengan jumlah peserta yang yang telah lulus dalam perifikasi  berkas, jadi tidak ada yang namannya bocoran soal” ucap Ipik serius sekaligus membuka kegiatan Seleksi Tertulis. Sebelum Pengisian soal dimulai, Para peserta harus mengumpulkan seluruh barang bawaan, terutama Handpone, ini dilakukan untuk menjaga kecurangan-kecurangan yang akan dilakukan oleh peserta calon PPK, bahkan Soal bagi pesertapun dibuka oleh Komisioner KPUD bol-sel, sebelum dibuka  masih dalam keadaan  tersegel, pembukaan soal  tersebut disaksikan oleh Pihak Polsek Urban Bolaang Uki. Setelah melakukan seleksi tes tertulis, Komisioner KPU, dan para peserta, langsung memusnakan lembaran soal, ” ini dilakukan untuk memastikan bahwa soal yang dicetak sesuai dengan peserta Calon anggota PPK yang lulus perifikasi berkas,” ungap Romi Pabela,  salah satu komisioner KPUD Bol-sel.

KPU Bolsel Periksa Hasil Tes Tertulis Calon PPK

Tahapan rekrutmen calon, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) jelang Pemilihan gubernur dan wakil Gubernur, Bupati Dan wakil bupati Kabupaten  Bolaang mongondow  Selatan (Bol-sel) kini memasuki tahap pemeriksaan berkas,  Jum’at (01/05) pihak KPU disaksikan oleh Perwakilan Polsek Urban Bolaang uki, langsung menuju ke salah satu ruangan yang menjadi tempat penyimpanan berkas, dan hasil jawaban para Peserta Calon PPK tersebut  akan diperiksa oleh lima (5) komisioner KPUD Bol-sel, Romi Pabela sala satu komisioner KPUD bolsel mengatakan kepada wartawan SuaraBMR.com, bahwa pemeriksaan ini akan dilakukan oleh 5 komisioner KPUD bolsel “Kami akan melakukan Pemeriksaan hasil tes para calon PPK dan akan mengumumkanya tepat pada Pukul 00:00 wita” ucapnya, Sementara itu Ketua KPUD Bol-sel Zulkarnain Kamaru mengatakan, bahwa dari 57 Peserta yang mengikuti seleksi tes tertulis, akan di Ambil 10 Peserta yang mendapatkan poin tertinggi dari hasil jawaban yang telah mereka kerjakan ” yang akan lolos ke tahapan selanjutnya adalah peserta yang masuk ke peringkat 10 besar, berdasarkan perolehan hasil jawaban terbanyak” kunci kamaru sembari memasuki ruangan Pemeriksaan Hasil tes tertulis.

Populer

Belum ada data.