Pinolosian Timur, kab-bolaangmongondowselatan.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan terus memperkuat pendidikan demokrasi melalui kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih bagi segmen pemilih pemula yang dilaksanakan di SMA Negeri Pinolosian Timur (Kamis, 09/04).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis KPU Bolsel dalam membangun kesadaran politik generasi muda, khususnya para siswa yang akan menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali pada pemilu mendatang. Melalui pendekatan edukatif, peserta didorong untuk memahami pentingnya peran mereka dalam menentukan arah demokrasi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota KPU Bolsel, Marlia Lumali, selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, menyampaikan materi bertajuk “Jadi Generasi Melek Politik”. Ia menekankan pentingnya menjadi pemilih yang tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga mampu memilah informasi, bersikap kritis, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang menyesatkan. Selain itu, ia juga mengingatkan para siswa untuk menjauhi praktik politik uang serta memahami pentingnya asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (JUBER dan JURDIL), sehingga dalam menggunakan hak pilih dapat dilakukan secara bebas, mandiri, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini turut memperkaya wawasan peserta melalui materi dari unsur kepolisian. Perwakilan Polres Bolaang Mongondow Selatan, yang dalam hal ini diwakili oleh Kapolsek Pinolosian, Lui Utusan, menguraikan peran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan selama tahapan pesta demokrasi berlangsung, serta pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menciptakan pemilu yang aman dan kondusif.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif mengikuti materi serta terlibat dalam sesi diskusi. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemilih pemula di SMA Negeri Pinolosian Timur dapat tumbuh menjadi generasi yang sadar politik, berintegritas, dan berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas.